Inilah Penyebab Kenapa Stok Barang Bisa Berkurang

Inilah Penyebab Kenapa Stok Barang Bisa Berkurang
Inilah Penyebab Kenapa Stok Barang Bisa Berkurang

Dalam dunia usaha dan bisnis baik retail atau modern tentu saja akan terdapat salah satu komponen yang perlu diketahui. Stok barang menjadi komponen yang perlu untuk selalu diawasi dalam kegiatan usaha dan bisnis.

Stok barang ini menjadi komponen yang paling sering berubah karena beberapa hal, seperti:

Keluar Masuk Barang


Stok barang ini tentu saja selalu mengalami keluar masuk barang dalam ruang penyimpanan atau gudang. Semakin banyak barang yang masuk menunjukan adanya penambahan stok barang dalam suatu ruang penyimpanan. Sedangkan stok barang yang keluar menunjukkan adanya pengurangan stok barang dalam suatu ruang penyimpanan.

Barang Retur


Retur ini merupakan barang yang rusak atau reject dari konsumen yang diganti dengan produk baru. Adanya retur ini menjadikan berkurangnya produk baru. Retur ini bisa disebabkan karena kemasan rusak, expired, segel terbuka, stok tidak sesuai dalam kemasan, dll.

Adanya Produk Baru


Produk baru ini biasanya sudah dilakukan pemasaran terlebih dahulu oleh para pelaku pemasaran sebelum produk ada. Setelah produk siap, maka akan dilakukan distribusi ke seluruh wilayah pemasaran sehingga akan menambah stok baru di ruang penyimpanan di setiap daerah distribusinya.


Keterlambatan Distribusi Dan Kurangnya Bahan Baku


Ketika produk mengalami keterlambatan distribusi ini menyebabkan penjualan akan menurun. Sehingga stok barang di ruang penyimpanan atau gudang akan cepat habis tidak dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Keterlambatan distribusi ini biasanya karena kurangnya bahan baku produksi, sehingga jumlah produksinya berkurang dan harus dibagi secara merata ke seluruh wilayah pemasaran.

Dari beberapa hal tersebut tentu akan mempengaruhi terhadap data informasi mengenai stok barang. Stok barang ini harus dibuat secara detail, bahkan harus sesuai dengan keadaan stok barang yang tersedia.

Seringkali stok barang ini bisa tidak sesuai dengan data informasi yang ada. Bisa karena sengaja atau tidak sengaja digunakan untuk kebutuhan pribadi atau kebutuhan lainnya. Hal ini sering terjadi, sehingga luput dari pencatatan stok barang.

Banyak sekali yang kurang menyadari akan pentingnya pencatatan stok barang ini. Biasanya setiap ada pengambilan barang orang akan hanya akan ingat saat itu saja hingga lupa untuk mencatat keluar masuk stok barang yang ada.

Dalam mengelola stok barang ini perlu dilakukan pengelompokan stok barang. Dengan mengelompokan stok barang ini tentu akan mengurangi penyebab stok barang yang tidak sesuai dengan data informasi. Adanya pengelompokan ini tentu akan lebih mudah dalam mengontrol stok barang.

Berikut adalah cara mengontrol stok barang yang bisa dilakukan, seperti :

Stok Barang Mudah Hilang


Stok barang yang lebih mudah hilang ini tentu harus dipisahkan dan memerlukan pengontrolan lebih. Pengawasan terhadap stok barang seperti ini tentu harus dilakukan secara berkala dalam waktu dekat. Rawannya barang yang mudah hilang ini biasanya disebabkan karena kelalaian dalam menyimpan atau menggunakan hingga tidak memasukkan ke dalam catatan keluar masuk stok barang.

Stok Barang Mahal


Untuk produk yang memiliki harga jual yang lebih mahal ini harus dipisahkan dengan produk lainnya. Pengelompokkan produk dengan harga mahal ini tentu untuk mengontrol keluar masuknya barang secara rinci agar tidak tercampur dengan produk lainnya. Produk yang memiliki harga lebih mahal ini biasanya selalu dilakukan penghitungan secara menyeluruh dan memeriksa setiap kali adanya barang retur, cacat, atau kerusakan lainnya baik kemasan atau segelnya.

Stok Barang Cepat Laku


Produk yang dapat dengan cepat terjual atau laku ini akan selalu mengalami proses keluar masuknya barang lebih banyak. Barang yang cepat terjual seperti ini tentu merupakan produk yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Barang yang cepat habis seperti ini akan sering kali mengalami kesalahan dalam pencatatan stok barang yang keluar masuk. Untuk itu perlu dilakukan banyak sekali pencatatan secara manual dan otomatis melalui pencatatan komputer.

Stok Barang Random


Barang yang random ini tentu saja akan selalu berganti-ganti. Biasanya barang seperti ini akan memerlukan ruang penyimpanan yang lebih besar. Seringnya melakukan pergantian barang ini bisa menimbulkan penumpukan barang pada stok lama. Untuk mengurangi penumpukan seperti itu biasanya dalam mengeluarkan produk baru tersebut harus menunggu produk lama memiliki stok sedikit atau habis.

Contoh barang random ini bisa seperti pakaian kaos yang memiliki banyak sekali model gambar yang berbeda-beda. Dan akan selalu berganti warna dan gambar setiap jangka waktu tertentu sehingga akan menghasilkan banyak sekali model kaos yang berbeda. Barang random seperti ini sering kali terjadi adanya pengurangan stok barang. Bisa terjadi karena banyaknya model baru yang terys menerus sehingga stok model lama menjadi menumpuk bahkan bisa saja luput tidak dalam pengawasan. Dan biasanya setiap kali adanya model baru tersebut akan lebih terfokus untuk model baru dibandingkan dengan model lamanya.

Stok Barang Restan


Barang restan ini yang paling mudah untuk dicuri atau hilang. Karena barang restan ini biasanya barang yang sisa kelebihannya tidak laku dijual sehingga memungkinkan kehilangan. Selain itu barang yang memiliki harga jual mahal dan laku pun juga bisa menjadi hilang karena adanya sisa kelebihan tersebut. Selain itu juga barang restan ini juga berlaku untuk barang lainnya yang bersifat random pun bisa saja mengalami kehilangan.

Kehilangan barang sudah menjadi kerugian bagi perusahaan, sehingga biasanya akan dibebankan kepada karyawan yang bertugas sebagai bentuk tanggung jawabnya. Berupa potong gaji atau tidak diberikannya bonus kepada karyawan menjadi salah satu tanggung jawab yang sering kali dilakukan perusahaan. Kehilangan karena pencurian pun biasanya karyawan yang juga dibebankan karena tidak dapat mengawasi barangnya dengan baik.

Beberapa penyebab tersebut dapat dihindari dengan meningkatkan mutu kualitas SDM yang mumpuni agar dapat bekerja dengan lebih baik. Banyak sekali ilmu marketing yang bisa digunakan dalam meningkatkan mutu kualitas SDM dalam mengelola stok barang agar tidak mengalami kerugian bagi perusahaan.

Inilah Penyebab Kenapa Stok Barang Bisa Berkurang Inilah Penyebab Kenapa Stok Barang Bisa Berkurang Reviewed by Rasa Manis on 09.47 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.