Harga Naik Bikin Kesal Ga Punya Untung

Harga Naik Bikin Kesal Ga Punya Untung
Harga Naik Bikin Kesal Ga Punya Untung

Kerja menjadi sales marketing tentu banyak sekali suka dan dukanya. Banyak cerita juga dari pekerjaan sehari-hari bersama teman-teman semuanya. Saling sikut menjatuhkan kawan menjadi lawan itu sudah menjadi hal biasa dalam bekerja.

Setiap kali ada kesempatan selalu bersaing untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Tanpa peduli memikirkan kawan sendiri, itu yang dirasakan dalam lingkungan bekerja. Namun sebagai sales marketing ini memiliki kawan yang dapat bekerjasama dengan baik tentu itu menjadisuatu kekuatan untuk berkembang bersama.

Selama bekerja di sebuah distributor tentu banyak sekali pengalaman yang didapat. Bersama teman satu divisi dan satu tim ini tentu menyenangkan dapat membuat strategi pemasaran sendiri untuk mencapai target perusahaan.

Hampir setiap harinya selalu bersama untuk memasarkan berbagai macam produk dan hampir setiap hari juga menerima keluhan dari konsumen baik pengiriman terlambat, produk sedikit, dll nya. Dan itu sudah menjadi makanan setiap hari selama bekerja menjadi sales marketing pada distributor.

Hingga suatu ketika perusahaan melakukan kenaikan harga pada salah produk unggulan sebelum menaikan harga tentu sosialisasi terhadap konsumen terus dilakukan setiap hari sebelum harga menjadi naik.

Dalam masa sosialisasi ini tentu banyak konsumen mengeluh harga suatu produk naik sehingga bingung untuk menjual di pasarannya seperti apa. Bahkan ada yang merasa takut jika tidak dapat mendapatkan keuntungan sama sekali.

Selain itu pula hingga ada beberapa konsumen yang lebih memilih untuk tidak menjual lagi produk tersebut karena dirasa harga yang dinaikan tidak akan diterima oleh masyarakat. Sedikit demi sedikit sebagai sales marketing terus memberikan arahan kepada konsumen untuk dapat terus menjual produk tersebut meskipun harganya akan segera dinaikan oleh perusahaan.

Hingga pada akhirnya kenaikan harga produk tersebut membuat konsumen lebih mengurangi pembeliannya terhadap distributor. Sehingga dalam satu bulan pertama setelah kenaikan harga itu mngalami penurunan omset yang begitu lumayan dan konsumen lebih memilih produk lain.

Dengan tetap bersemangat terus bersosialisasi memberikan arahan kepada para konsumen dengan kenaikan harga ini membuat banyak penjual mulai kembali menjual produk tesebut lagi dengan mengikuti anjuran dari perusahaan.

Dampaknya masyarakat masih lebih memilih produk dengan kualitas yang lebih rendah dengan harga yang masih terjangkau tentunya. Namun tidak berhenti sampai disitu saja, peranan sales marketing ini tentu harus dapat membantu konsumennya menjual produknya untuk dapat diterima oleh masyarakat luas.

Dengan kejadian harga naik ini tentu bikin kesal para konsumen yang sebagai penjual tidak bisa mendapatkan keuntungan seperti biasanya dari produk tersebut. Sebagai sales marketing ini tentu tidak berhenti untuk terus membantu penjualan para konsumennya.

Dalam ilmu marketing ini tentu peranan sales marketing harus dapat membantu konsumennya supaya dapat terus berjualan produknya agar dapat terus memenuhi kebutuhan konsumennya. Semakin baik sales marketing membantu penjualan konsumennya tentu akan mendapatkan penilaian lebih dari konsumen terhadap sales marketing tersebut. Sehingga itu dapat membuat konsumen tersebut akan terus menjual produk yang selalu ditawarkan oleh sales marketing tersebut.
Harga Naik Bikin Kesal Ga Punya Untung Harga Naik Bikin Kesal Ga Punya Untung Reviewed by Rasa Manis on 10.25 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.