Cara Mengelola Kredit Perbankan Syariah Dalam Ilmu Marketing

Cara Mengelola Kredit Perbankan Syariah Dalam Ilmu Marketing
Cara Mengelola Kredit Perbankan Syariah Dalam Ilmu Marketing

Sebuah kredit baik di bank konvensional atau bank syariah tentu harus dikelola dengan baik sehingga tidak adanya keterlambatan yang menyebabkan kerugian bagi nasabahnya itu sendiri. Banyak sekali orang yang dengan beraninya menggunakan kredit bank untuk mendapatkan suatu produk tanpa mempersiapkan terlebih dahulu.

Untuk itu diperlukan cara mengelola kredit perbankan syariah dalam ilmu marketing agar keadaan finansial nasabah dapat berjalan dengan baik. Dengan pengelolaan yang baik tentu akan membuat hubungan nasabah dan bank dapat bermitra dengan baik dan mencapai tujuan bersama.

Perlu diketahui terlebih dahulu sistem kredit perbankan syariah dalam ilmu marketing ini dijalankan dengan bentuk kesepakatan yang sesuai dengan syariat islam. Untuk itu menghindari adanya riba dalam setiap kegiatan transaksi melalui perbankan syariah.

Kredit perbankan syariah ini sendiri dapat dijalankan dengan akad murabahah (jual-beli) dan akad ijarah (sewa). Kedua akad tersebut dijalankan dengan syariat islam yang dimana bank tersebut lebih membeli barang tersebut kemudian dijual atau disewakan kembali kepada nasabahnya dengan menambah harga sebagai bentuk keuntungan bank.

Cara mengelola kredit perbankan syariah ini tentu bisa dijalankan dengan lebih mudah jika nasabah mampu mengukur besaran kredit dan waktu yang ditentukan dalam kesepakatan sebelumnya. Karena kredit bank syariah ini dapat berupa jual beli atau sewa, tentu memiliki cara mengelola yang sama.

Ketahui nilai jual harga produk yang dibeli nasabah dan kemudian menentukan besaran kemampuan nasabah untuk membayar cicilan produk tersebut. Bank sendiri akan menentukan besaran harga jual untuk membuat cicilan yang tetap bagi nasabah.

Setelah mendapatkan besaran harga jual dan cicilan yang harus dibayarkan oleh nasabah ini tentu seorang nasabah dapat mengukur besaran pengeluarannya dan harus dapat membagi untuk membayar kewajibannya terhadap bank.

Karena bentuk kredit ini syariah, sebagai nasabah tentu lebih mudah membagi pendapatan dan pengeluarannya. Dengan bentuk kredit syariah ini besaran cicilannya pun akan tetap sama dari pertama pembayaran sampai selesai lunas semuanya. Tidak akan mengalami kenaikan atau penurunan harga dari pihak bank melainkan harga akan tetap sama.

Berbeda dengan bentuk kredit konvensional tentu pembayaran yang dilakukan dapat mengalami kenaikan karena adanya bunga bank yang membuat harga jual menjadi lebih tinggi dan dapat berubah kapan saja bahkan tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.

Dalam ilmu marketing kredit perbankan syariah lebih dianjurkan bagi yang mampu karena memiliki harga yang tetap sehingga sebagai nasabah dapat mendahulukan kebutuhan lainnya dan cicilan bank syariah sudah menjadi kewajiban yang harus dibayarkan hingga masanya berakhir.
Cara Mengelola Kredit Perbankan Syariah Dalam Ilmu Marketing Cara Mengelola Kredit Perbankan Syariah Dalam Ilmu Marketing Reviewed by Rasa Manis on 11.42 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.