Contoh Single Line Store Dalam Ilmu Marketing

Contoh Single Line Store Dalam Ilmu Marketing
Contoh Single Line Store Dalam Ilmu Marketing

Single line store dalam ilmu marketing ini adalah penggolongan produk berdasarkan kelompok produk – produk yang dijual. Jadi single line store ini singkatnya hanya menjual sesuai dengan kelompok produknya.

Single line store ini sudah banyak dan terdapat dimana saja. Dengan mengelompokan produknya ini bisa membuat penjualan lebih terfokous pada suatu kelompok produk tersebut. Selain itu juga produk yang dijualnya akan lebih mudah ditemukan karena konsumen akan langsung mencari toko tersebut.

Single line store ini memiliki berbagai macam produk sehingga dalam mengelompokan produknya ini harus di sesuaikan dengan baik. Pengelompokan produk ini biasanya dilakukan oleh para pelaku pemasaran umkm.

Contoh single line store dalam ilmu marketing ini mudah ditemukan. Apalagi jika tinggal di kota akan lebih banyak ditemukannya. Contoh dari single line store yang menjual suatu produk ini seperti toko makanan, toko mainan anak, toko pakaian, toko mebel, dll.

Untuk itu dalam ilmu marketing ini dengan mengelompokan produknya jauh lebih baik karena konsumennya akan lebih tertarget dan juga toko dari single line store ini akan lebih mudah ditemukan.

Salah satu contoh dari single line store ini seperti toko makanan seperti restoran, warteg, cafe, toko kue,dll. Toko makanan seperti ini akan lebih fokus menjual makanan yang layak dan pastinya halal. Contoh saja toko makanan itu berupa toko kue seperti Kart*ka S*ri, yang memang khusus berjualan berbagai macam kue.

Makanan yang dijualnya juga ini harus bisa lebih spesifik lagi, untuk menghindari kesalahan dari pembeli. Untuk itu biasanya penjual dari toko makanan ini memiliki pengalaman yang pernah dilakukan ketika merintis tokonya hingga sekarang yang sudah bisa memeiliki karyawan.

Untuk itu single line store pada ilmu marketing ini juga mengelompokan produknya lagi. Seperti adanya kue basah dan kue kering. Tentunya kedua jenis makanan itu akan dilakukan pengelompokan berdasarkan karakteristik dari produk tersebut.

Jika kedua produk tersebut disatukan maka akan memberikan kesan yang tidak baik bagi toko. Untuk itu selalu berikan pelayanan yang baik sen=hingga membuat konsumen selalu lebih nyaman dan berbelanja terus di toko makanan sendiri.

Single lin store ini merupakan retailer juga yang memiliki konsumen tersendiri, sehingga tidak semua konsumen itu ditawarkan produknya.

Dalam single line store yang merupakan bagian dari retailer ini tidak hanya menjual produk utamanya makanan. Melainkan dapat menjual berbagai macam produk lainnya. Akan tetapi produknya ini yang masih berhubungan dengan produk dalam single line store.

Sebuah toko roti ini menjual berbagai macam produk makanan kue dengan rasa yang bervariasi juga. Selain menjual produk utamanya yaitu kue, maka single line store ini juga mengelompokan produk lainnya yang tidak menjadi focus penjualan dari toko tersebut.

Contohnya sebuah toko makanan yang memang menjual khusus makanan. Dalam toko tersebut akan memiliki berbagai macam pilihan poduk. Seperti kue cucur, kue nagasari, dll ini termasuk ke dalam satu kelompok produk makanan basah.

Lalu dalam toko itu juga terdapat nasi kuning, nasi uduk, mie goring, dll itu juga termasuk dalam satu kelompok produk makanan berat. Selain itu ada juga seperti kue molen, biskuit, wafer, dll nya itu temasuk dalam satu kelompok produk makanan kering.

Dengan begitu single line store dalam ilmu marketing ini merupakan retailer yang menjual satu jenis produk seperti toko makanan, dan dalam toko makanan tersebut memiliki kelompok produk yang disesuaikan dengan karakter dari produk tersebut.

Dengan begitu penjualan dalam single line store ini akan lebih tertarget terhadap konsumennya.
Contoh Single Line Store Dalam Ilmu Marketing Contoh Single Line Store Dalam Ilmu Marketing Reviewed by Rasa Manis on 09.00 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.